EMO DI INDONESIA

Emo muncul setelah beberapa musisi hardcore udah lelah dengan jenis musik yang itu-itu saja, emo sendiri adalah singkatan dari emotional music. Kemudian ia mackaye personil minor threat mulai, mencoba sebuah variasi music baru yang musiknya sendiri campuran dari punk dan hardcore dengan lirik emosional tentang perasaan tercabik, sakit dan kebencian.kasihan.
Emo sendiri mempunyai pakaian yang beda sindiri dengan cirri cirri nya antara lain:
1.Rambur faggotry
2.Baju kaos dengan gambar Grup band Faporit nya identik dengan warna hitam
3.Sabuk kulit warna hitam
4.Celana botol warna hitam
5.Sepatu converce warna putih

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah anak muda Indonesia sudah tidak bisa meyaring lagi setiap budaya masuk di Indonesia sampe sampe setiap ada hal baru kebanyakan pemuda Indonesia langsung menirunya tanpa menyaring apakah itu baik atau tidak karena anggapan mereka bahwa kalau tidak mengikuti tren dia anggap tidak gaul terlalu kolot padahal mereka tidak menelusuri terlabih dahulu
Termasuk fitnah pada zaman ini yang tidak kalah berbahaya adalah teman-teman yang nakal. Seorang insan boleh saja terpengaruh oleh temannya, ayahnya, saudaranya atau sahabatnya. Sehingga ia berbuat seperti tingkah laku teman-temannya itu. Sementara teman-temannya itu adalah anak-anak nakal yang selalu mengajaknya berbuat maksiat dan menjauhkannya dari ketaatan. Jelas, berteman dengan anak-anak nakal ini merupakan fitnah (bahaya) yang sangat besar.

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.{al khafi :104}

Barangsiapa menyerupai (meniru-niru) tingkah-laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka. (HR. Abu Dawud
maukah anda menjadi kafir sesudah anda islam tentu tidak mau maka berhati-hatilah mencari jalan yang saya dapat informasinya Emo bukan sekedar gaya, emo bukan tentang potongan rambut berponi dan sepatu converse
Lebih dari semua itu. Emo adalah tentang emosi diri yang coba berani untuk dikeluarkan. Di amerika, emo disindir sebagai biseks, penyuka sesama dan lain jenis. Namun di Indonesia lagi-lagi, dijadikan sebuah gaya, sebuah outfit, sebuah bukti bahwa mereka adalah anak gaul.astagfirullah

dan tahukah anda Beberapa aktifis musik dan pekerja social mulai menggalakan gerakan stop the emo, mengingat sebagian anak-anak emo di Amerika mulai melakukan tindakan masokis (menyakiti diri) seperti menyayat tangan, minum obat tidur berlebihan, dan percobaan bunuh diri. Hal ini membuktikan bahwa emo merupakan budaya yang mesti kita waspadai keberadaannya.ASTAGFIRULLAH

Jalan yang harus ditempuh seseorang untuk melepaskan dirinya dari bahaya ini adalah senantiasa bersabar dan terus memperteguh kesabarannya. Memegang teguh kebenaran walau bagaimana pun kondisinya. Hendaklah kamu bersabar apabila teman sekelasmu atau kawan sepejabatmu seorang yang fasik dan suka berbuat maksiat, lalu mengejekmu kerana kamu meninggikan kain celanamu sementara ia musbil (melabuhkannya hingga melebihi mata kaki), atau mengejekmu kerana kamu memanjangkan janggot sementara ia mencukurnya, atau mengejekmu kerana kamu bersikap zuhud, wara’, selalu menjaga shalat lima waktu berjama’ah, tidak menonton filem dan tidak mendengarkan musik. Bahkan kadang kala ia mengajakmu untuk meninggalkan ketaatan-ketaatan tersebut dan merayumu untuk menyertainya berbuat maksiat dan kemungkaran. Jika demikian kondisinya, hendaklah kamu bersabar dan jangan sekali-kali terpedaya dengannya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan jalan keluar bagimu. Kerana teman-teman yang fasik itu -siapapun orangnya- memang sangat besar bahayanya, dia itu saudara, ayah, anak, teman, guru atau yang lainnya.
Banyak sekali jalan keluar dari fitnah dan kemungkaran yang menghadang kaum muslimin pada zaman ini yang tidak mungkin disebutkan satu per satu di sini. Namun kita akan sebutkan satu di antaranya, yang merupakan solusi utama dan asas dalam menanggulanginya. Siapa saja yang menemui jalan ini ia pasti termasuk orang-orang yang selamat dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jalan itu adalah menuntut ilmu! Ilmu merupakan jalan keselamatan dari fitnah-fitnah tersebut. Iaitu ilmu yang benar sebagai faktor utama penjamin keselamatannya dari fitnah. Setiap orang yang mendapat kurnia ilmu maka ia berada di bawah naungan cahaya terang yang berfungsi sebagai alat untuk mengetahui cara selamat dari kebinasaan. Ilmu yang dimaksud di sini adalah ma’rifatullah (mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan dalil-dalil), memahami syariat-Nya, hak-hak-Nya, hukum-hukum-Nya, janji-janji serta ancaman siksa-Nya. Pertama kali camkanlah bahawa engkau adalah hamba Allah. Engkau tidak diciptakan-Nya secara sia-sia. Ketahuilah bahawa Dialah Rabb yang telah menciptakan engkau, dan Dialah yang mengatur engkau. Renungilah hal itu dengan melihat tanda-tanda kebesaran-Nya baik yang tersirat mahupun yang tersurat. Yakinilah bahawa Dialah Allah yang mengatur dan memiliki engkau, yang telah mencurahkan nikmat-nikmat-Nya yang tiada terhingga kepada engkau. Dan ketahuilah bahawa engkau hanyalah seorang makhluk. Milik Sang Pencipta dan Pemberi rezeki. Engkau sangat memerlukan-Nya setiap saat. Dan engkau telah menikmati nikmat-nikmat-Nya yang terus mengalir tanpa henti. Lalu sedarilah bahawa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membebani engkau, iaitu dengan perintah dan larangan-Nya. Dia memerintahkan dan mewajibkan engkau beribadah serta melarang dan memperingatkan engkau dari perkara haram supaya dijauhi. Perkara-perkara di atas wajib engkau ketahui. Pelajari dan tekunilah kerana hal itu tidaklah sulit, bacalah Al-Qur’an dan kitab-kitab As-Sunnah seperti Shahih Al-Bukhari, Muslim dan lainnya. Di sana pasti engkau dapati pelipur lara dan ubat yang manjur untuk setiap penyakit. Di sana juga engkau dapati kewajipan-kewajipan ibadah seperti shalat, thaharah (bersuci), dan rukun-rukun Islam lainnya. Di dalamnya juga terdapat keterangan bahawa Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan perkara-perkara mubah yang boleh kita nikmati untuk menyambung hidup, dan juga menjelaskan perkara-perkara haram dan sejenisnya. Jika hal itu sudah engkau fahami, maka selanjutnya ketahuilah bahawa di sana ada pahala dan siksa. Iaitu bilamana seorang hamba menjaga kewajipan-kewajipan ibadah itu, niscaya Allah akan memberinya pahala. Demikian pula bila ia menjauhi perkara haram semata-mata melaksanakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, ia akan diberi oleh-Nya pahala yang besar. Dan sedarilah bahawa jika ia melakukan perkara haram itu atau menganggapnya remeh (menganggapnya hal biasa sehingga dilanggarnya), niscaya Allah akan menyiksanya. Apabila ia meninggalkan kewajipan, maka Allah akan menyiksanya kerana itu. Dan siksaan itu ada yang disegerakan ada pula yang ditangguhkan, sebagaimana juga halnya pahala. Bilamana semua itu telah engkau resapi, apakah engkau masih berbuat durhaka kepada Allah? Apakah engkau masih boleh terkicuh lantas berbuat maksiat? Maka dari itu, pelajarilah aqidah yang benar agar engkau tidak tertipu oleh juru-juru dakwah yang sesat, para ahli bid’ah, mu’tazilah dan lainnya. Ketahuilah bahawa aqidahmu akan senatiasa betul selama engkau mempelajari aqidah Ahlus Sunnah dan berpegang teguh dengannya. Selanjutnya setelah engkau mengetahui perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala, pahala dan siksa-Nya, janganlah sekali-kali engkau terima ajakan yang membuatmu malas beribadah dan menjerumuskanmu ke dalam perbuatan haram. Anggaplah orang yang mengajak itu sebagai juru-juru kesasatan dan fitnah, yang merupakan cubaan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap orang-orang jahil. Mengetahui perkara-perkara tersebut merupakan asas dalam meraih keselamatan. Demikianlah terapi yang sangat gampang dan mudah. Dan alhamdulillah, di negara kita ini sarana dan prasarana menuntut ilmu mudah didapatkan. Sarana-sarana itu sebagai berikut:

Majlis-majlis ilmu Banyak sekali majlis-majlis ilmu yang diasuh oleh para alim ulama, mereka membacakan kitab-kitab ilmu di sela-sela waktu kosong. Engkau dapat mempelajari aqidah, hukum, nasihat-nasihat dan ilmu-ilmu lainnya. Jangan terlalu terpaku dengan pelajaranmu di sekolah atau madrasah yang hanya diperoleh dari guru saja. Kerana pada umumnya mereka juga tidak memberikan porsi material pelajaran yang memadai.

Rajin bertanya Banyak sekali ulama-ulama yang dapat engkau hubungi melalui telepon ataupun bertatap muka langsung, supaya engkau dapat memetik ilmu yang bermanfaat dan benar melalui mereka.

Buku-buku yang bermanfat Banyak sekali buku-buku karangan ahli ilmu yang telah dicetak dan direvisi. Sehingga terjaga keakuratan dan kevalidan penisbatan buku-buku itu kepada penulis aslinya. Mereka adalah ulama pewaris nabi yang dapat dipegang ucapannya. Sandaran mereka adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. Engkau dapat memiliki buku-buku tersebut dan dapat engkau baca dan telaah. Dan pergunakanlah kitab-kitab syarah yang dapat dipercaya dan steril dari bid’ah-bid’ah untuk membantu memahaminya. Dengan demikian aqidah dan ilmu yang kamu miliki dapat terjaga dan tidak ternodai. Janganlah engkau campur adukkan ilmu yang benar dengan ilmu yang menyimpang. Sebab di sana banyak sekali beredar buku-buku ahli bid’ah, seperti buku-buku Syi’ah Rafidhah, Al-Asy’ariyah, Mu’tazilah dan lain-lain. Buku-buku tersebut ciri-cirinya sangat jelas, cukup engkau kenali penulisnya, apakah ia seorang syi’i rafidhi (penganut fahaman Syi’ah Rafidhah), atau seorang mu’tazili, asy’ari atau yang lainnya. Jauhilah buku-buku mereka dan jangan sekali-kali engkau membacanya. Jika engkau tidak mengetahui buku yang harus dibaca, tanyakanlah kepada para ulama, buku apa saja yang harus dibaca dan buku apa saja yang harus dijauhi. Semoga engkau menjadi seorang yang alim tentang Dienullah, insya Allah. Dengan jalur ilmu itulah engkau akan selamat dari segala fitnah dan kehancuran. Oleh sebab itu pula kamu harus ekstra hati-hati kerana ucapan mereka sangat besar pengaruhnya. Seorang insan yang diberi kurnia ilmu pengetahuan meyakini bahawa ia berada di atas kebenaran pasti tidak akan terpedaya dan condong kepada mereka.
Mari saya mengajak kepada pemuda Indonesia mari kita stop budaya yang akan merusak jati diri bangsa Indonesia khususnya pemuda islam.
Mari kita berjuang demi teggaknya kalimah alloh. Allohu akbar.

1 Komentar »

  1. sulaeman said

    memang bos emo itu akan merusak budaya indonesia jadi saya setuju kalau emo itu harus di hentikan mari kita berjuang bersama sama

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: